Konsultan Program Smart Detox Synergy

Program Smart Detox adalah program diet dengan pasokan nutrisi yang cukup untuk mendetoksifikasi tubuh secara aman dan alami

Khasiat Dan Manfaat Buah Noni Atau Mengkudu

| 0 comments

khasiat dan manfaat buah noniBuah yang jika sudah matang berwarna kuning pucat ini pohonnya tumbuh subur dari kepulauan di Pasifik sampai ke Asia Tenggara. Mengkudu atau pace atau disebut juga buah noni ini sebenarnya sudah lama digunakan sebagai obat tradisional, tapi popularitasnya tidak segencar seperti sekarang dimana gaya hidup back to nature sedang trendy.
Mengkudu kini telah menjadi tumbuhan obat populer di beberapa negara, bahkan telah banyak dilakukan penelitian oleh sejumlah dokter dan pakar biokimia modern, dan terbukti bahwa mengkudu memang mempunyai daya penyembuhan yang luar biasa.
Mengkudu memiliki spektrum fitokimia yang sangat luas, beberapa diantaranya hanya terdapat dalam mengkudu. Fitokimia-fitokimia tersebut bersinergi satu dengan yang lain menghasilkan khasiat menyembuhkan aneka penyakit.
Sejauh ini mengkudu relatif aman dikonsumsi sebagai bahan makanan maupun sebagai preskripsi pengobatan.

Berdasarkan penelitian dari kalangan medis di Amerika Serikat, mengkudu ternyata memiliki karakteristik:

  • Mampu bersinergi dengan makanan suplemen lain dan obat-obatan lain
  • Membantu mencegah penyakit secara optimal dengan didampingi oleh antioksidan yang lain
  • Dapat digunakan bersamaan dengan obat-obat lain karena tidak menghasilkan interaksi negatif
  • Membantu penyerapan zat gizi dari makanan dan suplemen lain jika dikonsumsi secara bersamaan
  • Memiliki khasiat untuk memperkuat kinerja enzim-enzim tubuh
  • Relatif aman untuk dikonsumsi dan dijadikan preskripsi pengobatan bahkan untuk ibu hamil, menyusui, dan anak-anak
  • Terbukti efektif dalam mengatasi beberapa jenis penyakit.

KANDUNGAN-KANDUNGAN AKTIF MENGKUDU YANG TERBUKTI BERKHASIAT SECARA ILMIAH

Mengkudu merupakan buah yang bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral tersedia dalam buah mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu sangat diperlukan untuk membentuk enzim-enzim antioksidan.
Menurut hasil penelitian, selain mengandung zat-zat nutrisi, mengkudu juga mengandung zat-zat aktif seperti: terpenoid, xeronine, proxeronine, sterol tanaman, alizarin, lycine, sosium, asam kaprilat, arginine, antrakuinon, trace elemens, phenylalanine, dsb

Manfaat senyawa terpenoid

Terpenoid dalam senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada lemak esensial yang penting bagi tubuh. Zat ini membantu tubuh dalam proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel-tubuh.

Manfaat senyawa scopoletin

ANTI BAKTERI

Mengkudu mengandung antrakuinon dan scopoletin yang aktif sebagai anti mikroba terutama bakteri dan jamur sehingga bisa mengatasi peradangan dan alergi.
Jurnal Pacific Science melaporkan bahwa mengkudu mengandung bahan anti-bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan dan infeksi jantung. Zat antrakuinon yang terdapat pada mengkudu dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.
Mengkudu mengandung acubin, asperuloside, alizarin, dan beberapa zat antrakuinon yang terbukti sebagai anti bakteri terhadap Bacillus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, dan Staphylococcus aereus. Juga dapat mengontrol perkembangan bakteri mematikan seperti Salmonella dan Shigella.
Sari buah mengkudu sangat berguna untuk mendukung perawatan dan penyembuhan penyakit infeksi kulit, pilek, demam, dan berbagai masalah kesehatan lain yang disebabkan oleh bakteri.
Dr.Robert Young ahli mikrobiologi dari Utah USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyebabkan sel-sel sakit karena meningkatnya derajat keasaman (pH turun). Keadaan ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi sari buah mengkudu, karena mengkudu dapat membantu mengatur keseimbangan pH tubuh, sehingga dapat meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

ANTI RADANG DAN ANTI ALERGI

Senyawa scopoletin (7-hydroxy-6-methoxychromen-2-one) sangat efektif sebagai anti-peradangan dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome, dan alergi dengan menggunakan scopoletin.
Bryant Bloss, M.D., seorang ahli ortopedi dari Indiana USA, melaporkan keberhasilan jus mengkudu, dan kemudian dokter ini menawarkan suplemen jus mengkudu (bukan sebagai obat) kepada para pasiennya.:

  • Menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan 15 orang pasiennya.
  • Delapan orang pasien menyatakan bahwa sakit lutut akibat osteoarthritis hampir tidak terasa selama mengkonsumsi jus mengkudu.
  • Tiga pasien penderita asma semakin berkurang batuknya
  • Beberapa penderita radang sendi juga mengalami kemajuan yang signifikan setelah mengkonsumsi jus mengkudu

MENORMALKAN TEKANAN DARAH

Menurut Neil Solomon, M.D., Ph.D, peneliti masalah kesehatan dari USA, buah mengkudu mengandung sejenis fitonutrien yaitu scopoletin yang dapat memperlebar pembuluh darah yang mengalami penyempitan dan memperlancar aliran darah. Hal ini menyebabkan jantung tidak usah bekerja terlalu keras untuk memompakan darah, sehingga tekanan darah menjadi normal. Hasil uji coba menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah yang tinggi dan normal menjadi rendah. Namun demikian scopoletin dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals lain untuk mengatur agar tekanan darah yang tinggi menjadi normal, tapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus dimana tekanan darah yang normal turun sehingga menyebabkan tekanan darah rendah (hipotensi).
Para ahli dari Stanford University , Hawaii University , University of California (UCLA), Union College of London, dan University of Meets di Perancis yang telah mempelajari mengkudu setuju bahwa tanaman ini dalam banyak kasus berperan menurunkan tekanan darah.
Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, M.D. dari Mt.Sinai School of Medicine di New York, menunjukkan bahwa banyak pemakai mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah mengkudu dan kembali normal bila mengkonsumsi sari buah mengkudu lagi secara teratur.

MENGATUR KELENJAR PINEAL

Kandungan scopoletin dalam mengkudu dapat merangsang kinerja kelenjar pineal.
Menurut Dr.Harrison, scopoletin yang dikandung mengkudu dapat meningkatkan kegiatan kelenjar pineal yang terdapat di dalam otak yang merupakan tempat hormon serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin. Di dalam otak serotonin berperan sebagai neurotransmitter dan prekursor hormon melantonin. Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu tubuh, suasana hati (mood), masa pubertas, siklus produksi sel telur pada wanita, rasa lapar, dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan Alzheimer.

Manfaat XERONINE DAN PROXERONINE

Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine. Zat ini ditemukan pertama kali oleh ahli biokimia, Dr. Ralph Heinicke. Buah mengkudu hanya sedikit mengandung xeronine, tapi banyak mengandung proxeronine yang merupakan bahan pembentuk/prekursor xeronine. Proxeronine ini adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam amino, ataupun asam nukleat. Jika kita mengkonsumsi proxeronine, maka di dalam usus akan diubah menjadi xeronine oleh enzim proxeronase dan zat-zat lain, sehingga kadar xeronine dalam tubuh akan meningkat. Xeronine yang diserap oleh sel-sel tubuh ini akan mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Memperbaiki sel tubuh

Bagaimana cara kerja xeronine dalam membuat sel bekerja kembali secara normal?
Protein dalam tubuh kita merupakan molekul-molekul yang saling berantai dengan membentuk suatu koloni seperti cincin. Xeronine memiliki struktur yang kaku seperti pilar yang menyangga bangunan. ‘Pilar’ xeronine ini bersinergi dengan molekul-molekul protein sehingga protein mempunyai penambahan kekuatan karena xeronine yang kemudian menghasilkan senyawa biokimia memungkinkan dikumpulkannya sejumlah energi yang ada dalam air, dikonsentrasikan oleh protein guna melakukan sejumlah pekerjaan mekanis, elektris, dan kimia. Rangkaian sistematis-praktis bermanfaat inilah yang membuat protein dan molekul-molekulnya dapat diperbaiki secara struktural bila terjadi kerusakan-kerusakan kecil.
Proxeronine – xeronine ini dalam tubuh hanya tersedia secukupnya. Akibatnya jika sakit lalu mengalami peradangan, maka tubuh akan kekurangan zat proxeronine – xeronine ini, sehingga proses penyembuhan menjadi lambat karena proxeronine – xeronine yang tersedia terbatas dan telah terkonsentrasi untuk bagian-bagian sel-sel tubuh tertentu. Oleh karena itu mengkonsumsi mengkudu ketika dalam kondisi sakit akan membantu tubuh dalam memenuhi kebutuhan proxeronine – xeronine untuk memperbaiki sel-sel tubuh agar berfungsi normal kembali.
Secara normal tubuh menghasilkan xeronine dari proxeronine yang berasal dari makanan seperti sayuran dan buah-buahan. Tapi ada faktor-faktor yang menyebabkan kandungan xeronine dan proxeronine dalam makanan itu sangat rendah. Kurangnya xeronine dalam tubuh akan mengakibatkan tubuh mengalami gangguan dalam melakukan proses metabolisme, kemudian daya tahan tubuh menurun, dan akhirnya mudah terserang oleh virus, bakteri, atau kuman penyakit lainnya.
Terkait dengan hal tersebut, mengkudu memiliki kandungan zat alkaloid yang tinggi sebagai penghasil proxeronine dan xeronine. Berdasarkan sejumlah penelitian, proxeronine dan xeronine menyerap ke dalam sel-sel tubuh yang kemudian bersinergi dengan jaringan tubuh, organ tubuh, sistem tubuh, dan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu mengkonsumsi mengkudu sebagai minuman/jus maupun menggunakannya sebagai preskripsi pengobatan yang dikombinasikan dengan tumbuhan obat lainnya dapat menghasilkan terapi penyembuhan yang efektif, efisien dan optimal.

Menghilangkan rasa sakit (bersifat analgesik)

Sebenarnya kemampuan buah mengkudu sebagai zat analgesik telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional, sehingga tanaman ini disebut ‘painkiller tree’ atau ‘headache tree’. Riset-riset ilmiah telah membuktikan khasiat dari mengkudu untuk menghilangkan rasa sakit.
Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah mengkudu dengan aktivitas analgesik tikus-tikus percobaan: umumnya semakin banyak digunakan maka efek analgesiknya akan semakin kuat.
Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja mengkudu dalam menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heincke (ahli biokimia terkenal dari USA) yang mengatakan bahwa xeronine inilah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit.
Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi dapat disembuhkannya. Menurut Dr. Heinicke, xeronine itulah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit, yang dikaitkan dengan kemampuan xeronine untuk menormalkan protein pada sel-sel abnormal, termasuk sel jaringan otak tempat berasalnya rasa sakit.
Xeronine juga dapat mengurangi proses alergi, mengurangi dan mencegah asma. Lebih lanjut lagi xeronine ternyata mampu mengurangi gejala penyakit-penyakit golongan auto-immune seperti pada penyakit gout atau pirai (peradangan sendi).

Menyegarkan tubuh (bersifat tonik)

Menurut beberapa penelitian dan juga menurut pengalaman empiris banyak orang, mengkudu dapat bersifat seperti tonik bagi tubuh. Artinya, walaupun tidak dalam keadaan sakit, mengkonsumsi mengkudu dapat menimbulkan perasaan enak dan nyaman bagi tubuh. Menurut Dr.Heinicke ahli biokimia dari USA, xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut: proxeronine yang kemudian diubah menjadi xeronine oleh enzim-enzim khusus dalam tubuh akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan hormon endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa nyaman dan memiliki banyak energi setelah mengkonsumsi mengkudu.
Jadi itulah alasan mengapa mengkudu dikatakan memiliki sifat seperti minuman tonik pada umumnya.

ZAT ANTI-KANKER (DAMNACANTHAL)

Empat ilmuwan Jepang berhasil menemukan zat anti-kanker yang dinamakan damnacanthal dalam buah mengkudu. Zat itu ditemukan ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat merangsang pertumbuhan struktur normal di dalam sel-sel yang abnormal (sel pra-kanker) pada 500 jenis ekstrak tanaman. Ditemukan ternyata zat anti-kanker pada buah mengkudu adalah yang paling efektif dalam melawan sel-sel abnormal.
Pada pertemuan tahunan American Association for Cancer Research ke 83 di San Diego California pada tahun 1992, dikemukakan tentang aktivitas anti-tumor Morinda citrifolia (mengkudu) pada Lewis Lung Carcinoma aktif yang disuntikkan pada tikus. Semua tikus yang tidak mendapat perawatan dengan mengkudu mati dalam waktu 9 – 12 hari karena kanker. Sedangkan yang mendapatkan perawatan dengan mengkudu dapat hidup lebih lama, diantaranya 40% dari populasi tikus percobaan itu dapat hidup hingga 50 hari atau lebih. Percobaan itu diulang beberapa kali, dan tetap terbukti bahwa mengkudu dapat memperpanjang umur tikus yang terkena kanker dibandingkan dengan tikus yang terkena kanker tapi tidak dirawat dengan mengkudu. Kesimpulannya mengkudu dapat menghambat pertumbuhan kanker.
Pada tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan penemuan zat aktif anti-kanker atau damnacanthal dalam ekstrak mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Pasien Dr.Harrison mengungkapkan, ia sembuh karena mengkonsumsi sari buah mengkudu. Pasien itu menderita kanker hati dan pembengkakan perut akibat cairan yang berlebihan. Selama 7 hari mengkonsumsi sari buah mengkudu, bengkak pada perutnya sangat berkurang. Pengujian terhadap cairan perut itu menunjukkan bahwa sel-sel kanker itu hilang.
Mekanisme kerja zat damnacanthal dalam melawan kanker pun cukup unik. Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Dr.Judah Folkman menunjukkan bahwa damnacanthal dalam mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrisi tubuh untuk menghambat aliran darah dan oksigen yang menuju sel-sel kanker. Akibatnya sel-sel kanker dan tumor tidak dapat berkembang karena tidak cukup mendapatkan pasokan darah dan oksigen. Sinergi dari fitonutrisi ganda yang terkandung dalam mengkudu pun bekerja sebagai adaptogen dalam membantu sel-sel abnormal agar berfungsi normal kembali.
Zat damnacanthal yang dikandung dalam mengkudu memiliki khasiat untuk memperlambat dan menghambat perkembangan sel K-ras-NRK yaitu sel pra kanker.

KANDUNGAN ASAM-ASAM ORGANIK DALAM MENGKUDU

Mengkudu mengandung asam askorbat (vitamin C) yang merupakan antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas, yaitu partikel berbahaya yang terbentuk sebagai hasil sampingan proses metabolisme yang dapat merusak materi genetik dan sistem kekebalan tubuh.
Mengkudu juga mengandung asam kaproat, asam kaprik, dan asam kaprilat. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menimbulkan bau tidak enak yang tajam ketika buah mengkudu masak, sedangkan asam kaprilat membuat rasa buah tidak enak. Walaupun rasanya tidak enak, mengkonsumsi sari buah mengkudu secara rutin dan teratur dapat membantu mengatasi keseimbangan pH tubuh, sehingga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap vitamin, mineral, dan protein.

PENELITIAN ILMIAH MENGENAI MANFAAT MENGKUDU DALAM MENGATASI BERBAGAI PENYAKIT

Hasil penelitian klinis tentang mengkudu dari Dr.Schechter juga mendukung penelitian ilmiah yang telah disebutkan sebelumnya.
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Mengkudu dapat merangsang produksi sel T sebagai sistem kekebalan tubuh. Sel T ini berperan penting dalam melawan kuman, bakteri, atau virus penyakit.
  • Mengkudu berfungsi untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh termasuk makrofag dan limfosit. Makrofag dan limfosit ini merupakan bagian penting dari sistem imunitas tubuh.
  • Mengkudu mampu melawan aneka jenis bakteri, karena mengkudu mengandung banyak zat anti-bakteri seperti acubin, antrakuinon, L.Asperuloside, dsb
  • Mengkudu bisa menghambat fungsi pra-kanker dan pertumbuhan kanker/tumor dengan cara menormalkan fungsi-fungsi sel yang abnormal, karena mengkudu memiliki zat kimia damnacanthal yang berfungsi untuk melawan sel-sel ras-K-NRK, yaitu sel-sel yang akan menjadi cikal bakal penyakit kanker/tumor.

Hasil penelitian Dr.Steven M.Hall, M.D., seorang dokter dalam pengobatan modern yang juga wakil dari Lembaga Konsumen Keluarga di USA.
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Mengurangi rasa letih
  • Meningkatkan paras hormon serotonin
  • Meningkatkan fungsi reseptor pada dinding sel
  • Menormalkan kadar gula darah
  • Menyeimbangkan kondisi hormon
  • Menormalkan siklus menstruasi
  • Mengurangi edema dan kejang-kejang otot
  • Nyeri syaraf
  • Menyeimbangkan sistem imunitas tubuh
  • Meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan adrenal

Hasil penelitian Dr.Bryant Bloss,M.D., pakar bedah ortopedik spesialis penyakit arthritis
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Mengatasi sakit pinggang
  • Mengatasi hiperkolesterolimia, hipertensi, dan alergi
  • Membantu menghambat psoriasis
  • Menurunkan kadar gula darah
  • Mengatasi gastrousus
  • Mengatasi migren
  • Melawan sel-sel kanker
  • Mengatasi sembelit

Hasil penelitian Dr.Nelson Rivers, dokter farmasi yang juga pembina dan pengarah pada Pusat Toksikologi & Drug.
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Meningkatkan kinerja kelenjar-kelenjar tubuh
  • Meningkatkan proses penyerapan zat-zat nutrisi
  • Mengatasi kulit yang terbakar
  • Mengatasi tumor

Dr.Rick Smith, pakar dalam bidang kesehatan.
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Mengatasi kerusakan akibat radiasi dari kemoterapi
  • Memulihkan penderita arthritis dan alergi
  • Melancarkan peredaran darah
  • Meningkatkan stamina

Dr.Ralph Heinicke, peneliti di bidang biokimia
Mengkudu berkhasiat untuk:

  • Mengurangi berat badan
  • Meningkatkan imunitas tubuh
  • Menghambat pertumbuhan sel prakanker
  • Mengatasi hipertensi, arthritis, hipotensi
  • Menyembuhkan infeksi kulit
  • Menghilangkan rasa sakit
  • Mengaktifkan enzim tubuh

Enzim tubuh ini memiliki 6 fungsi dalam membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum:

  1. Menjaga kebersihan tubuh: dilakukan dengan cara menjaga tingkat alkalinitas darah tetap normal, membuang toksin dalam tubuh, menjaga keseimbangan flora usus, memperbaiki struktur sel, melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas tubuh
  2. Melawan kuman, bakteri, virus; prosesnya bersifat alamiah dimana enzim tubuh memiliki fungsi untuk memperbaiki keadaan tubuh
  3. Menyembuhkan peradangan: prosesnya yaitu enzim memperbaiki sel-sel yang rusak akibat peradangan/infeksi
  4. Membersihkan darah: enzim yang diperbaiki oleh xeronine akan menghancurkan sekaligus membuang sisa kotoran dalam tubuh, membuang kelebihan kolesterol, melancarkan aliran darah, dsb sehingga darah tetap dalam kondisi bersih tidak tercemar oleh kuman atau bibit penyakit.
  5. Meremajakan sel: enzim yang meremajakan sel kemudian akan membantu kelancaran proses metabolisme tubuh, memperbaiki sel yang sakit, sehingga memungkinkan terjadinya proses penyembuhan terhadap penyakit seperti asma, arthritis, infeksi ginjal, hipertensi, jantung, dan penyakit lainnya.
  6. Membantu menghancurkan dan membuang sisa-sisa pengolahan makanan, juga melancarkan proses pencernaan dan penyerapan makanan.

SUPLEMEN MENGKUDU / SUPLEMEN NONI

Synergy memahami potensi besar noni ini dan dilengkapi dengan bahan-bahan alami lain yang dapat bersinergi dengan khasiat noni ini maka dipersembahkan produk yang paling unik di pasaran: Synergy Noni Plus
Jus atau air rebusan buah mengkudu termasuk herbal yang rasa dan aromanya sangat tidak enak, dan jarang sekali orang toleran terhadap baunya itu. Tapi Noni Plus produk Synergy ini telah menghadirkan segala manfaat dan khasiat buah  mengkudu dengan rasa dan aroma yang menyegarkan. Untuk menambah khasiat dan untuk memberikan rasa aroma buah topis yang nikmat dan menyegarkan, Noni PLus dilengkapi dengan ekstrak dari buah bilberry, delima, apel, kulit anggur, dan daun teh hijau, anggur concord, blueberry, raspberry merah, anggur merah, dan chokeberry. Yang semuanya adalah sumber antioksidan yang sangat baik.

Leave a Reply

Required fields are marked *.