Konsultan Program Smart Detox Synergy

Program Smart Detox adalah program diet dengan pasokan nutrisi yang cukup untuk mendetoksifikasi tubuh secara aman dan alami

Blueberry Si Lezat Sumber Antioksidan Unggulan

| 0 comments

blueberryArtikel ini adalah bagian dari serial artikel yang memaparkan 10 makanan yang merupakan sumber antioksidan terbaik. Sepuluh jenis makanan itu umumnya dari keluarga berries yang tidak tumbuh di Indonesia, tapi Anda tetap bisa memperoleh khasiatnya dengan cara mengkonsumsi jus konsentratnya yang diproduksi oleh Synergy, yaitu Mistica.
Sepuluh makanan unggulan itu adalah: acai berry, pomegranate (delima), blueberry, cranberry, elderberry, bilberry, red raspberry, goji berry, anggur (merah dan concord), dan teh hijau

Blueberry (Vaccinium corymbosum) tidak hanya lezat, tapi juga rendah kalori dan banyak mengandung vitamin, serat makanan, mangan, besi, dan antioksidan. Buah dan daun memiliki sejumlah khasiat yang telah digunakan selama beberapa generasi untuk mengobati dan mencegah masalah pencernaan, meningkatkan sirkulasi, menjaga kesehatan mata, dan mengurangi peradangan. Penelitian ilmiah di Amerika Serikat, Kanada, dan Eropa terus mengungkapkan manfaat kesehatan yang luar biasa dari blueberry.

Makanan yang mengandung antosianin, antioksidan yang bagus

Blueberry bermanfaat untuk kesehatan, kemampuan ini berkaitan dengan kandungan phytochemical (zat kimia yang berasal dari tanaman) nya yang unik, yang paling berlimpah adalah antosianin – pigmen tanaman yang membuat warna biru pada blue berry. Kini riset terhadap blueberry banyak difokuskan terutama pada sifat antioksidannya, dengan potensi pencegahan terhadap kanker, perlindungan terhadap penyakit yang terkait demensia, penyakit pada saluran kemih, penyakit jantung, dan masalah penglihatan.

Selama berabad-abad, sejak jaman Yunani kuno dan Roma, blueberry telah digunakan untuk mengobati penyakit pada saluran kemih. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam hipurat dalam blueberry memberikan suasana asam bagi urin, yang mencegah perkembangan bakteri berbahaya dan membantu melarutkan kalsium oksalat yang menyebabkan batu ginjal.

Mengkonsumsi blueberry secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler, penyakit neurologis seperti Alzheimer, kadar kolesterol dalam darah yang tinggi, dan kanker. Blueberry juga terbukti ampuh mengatasi resistensi insulin yang terkait dengan obesitas dan diabetes.
Blueberry memiliki salah satu kapasitas antioksidan tertinggi dari semua buah-buahan dan sayuran, yang dapat melawan radikal bebas yang dapat merusak struktur selular dan DNA.

Mengatasi masalah pencernaan

Sifat astringent (astringent adalah zat yang menyebabkan jaringan biologis berkontraksi atau mengkerut) dan antivomitive dalam blueberry membuatnya dapat digunakan dalam mengatasi beberapa masalah pencernaan. Zat astringent mampu menghentikan diare dan membantu mengatasi masalah pencernaan. Lebih dari 30 sifat anti-inflamasi yang hadir dalam blueberry dan dapat membantu mengurangi efek dari penyakit radang usus.

Meningkatkan sirkulasi darah

Ekstrak blueberry membantu meningkatkan sirkulasi mikro, yang sangat baik untuk pembuluh kapiler yang menyalurkan darah ke mata, membran mukosa saluran pencernaan, dan sistem paru-paru. Kapiler yang sehat juga meningkatkan sirkulasi ke seluruh tubuh, membantu mereka yang menderita arthritis, retensi air, varises, memar, dan wasir.

Mengobati luka dan penyakit kulit

Blueberry juga efektif untuk mengobati luka dan penyakit kulit. Obat kumur yang terbuat dari daun kering blueberry dapat membantu mengurangi sariawan dan sifat anti-inflamasi dari tanaman ini juga membantu mengurangi jerawat dan penyembuhankannya.

Mengurangi resiko penyakit jantung

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang memiliki diet tinggi antosianin yang ditemukan dalam blueberry, mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Potensi manfaat blueberry terhadap kesehatan jantung meliputi: peningkatan fleksibilitas pembuluh darah, menurunkan peradangan, dan penurunan agregasi platelet.

Mencegah penyakit alzheimer

Blueberry juga merupakan ‘tonikum’ otak. Penelitian menunjukkan bahwa blueberry dapat membantu me-recover memori dan meningkatkan sirkulasi darah ke otak, yang dapat membantu untuk mengatasi awal timbulnya atau perkembangan penyakit degeneratif seperti Parkinson dan Alzheimer. Temuan ini telah memacu penelitian baru ke dalam manfaat blueberry pada fungsi kognitif, sejak para peneliti melihat adanya kemungkinan mengatasi penyakit genetik seperti Alzheimer ini.

Leave a Reply

Required fields are marked *.