Konsultan Program Smart Detox Synergy

Program Smart Detox adalah program diet dengan pasokan nutrisi yang cukup untuk mendetoksifikasi tubuh secara aman dan alami

Bilberry Makanan Untuk Perbaikan Pembuluh Darah

| 0 comments

bilberry

Artikel ini adalah bagian dari serial artikel yang memaparkan 10 makanan yang merupakan sumber antioksidan terbaik. Sepuluh jenis makanan itu umumnya dari keluarga berries yang tidak tumbuh di Indonesia, tapi Anda tetap bisa memperoleh khasiatnya dengan cara mengkonsumsi jus konsentratnya yang diproduksi oleh Synergy, yaitu Mistica.
Sepuluh makanan unggulan itu adalah: acai berry, pomegranate (delima), blueberry, cranberry, elderberry, bilberry, red raspberry, goji berry, anggur (merah dan concord), dan teh hijau

Bilberry (Vaccinium myrtillus) memiliki riwayat dalam pengobatan tradisional di Eropa, digunakan mulai dari meluruhkan batu ginjal hingga perawatan demam tipus. Konon pada Perang Dunia II para pilot Inggris mengkonsumsi bilberry untuk mempertajam penglihatan malam. Riset modern ternyata mendukung klaim-klaim tersebut.

Manfaat bilberry

Bilberry mengandung antosianosida yang merupakan antioksidan kuat yang berkhasiat untuk:

  • Memperkuat dinding pembuluh dan dinding pembuluh kapiler darah, meningkatkan sel darah merah, memperlancar sirkulasi darah
  • Menstabilkan jaringan kolagen seperti tendon, ligamen dan tulang rawan; memiliki efek anti-aging pada struktur kolagen
  • Meningkatkan retinal pigmens yang membuat mata lebih mentoleransi cahaya dan memperbaiki penglihatan
  • Membantu menjaga fleksibilitas sel-sel darah merah, sehingga memungkinkannya melalui pembuluh darah kapiler untuk memasok oksigen. Karena mata banyak memiliki pembuluh kapiler, maka disinilah terletak khasiat bilberry dalam memperbaiki penglihatan. Bilberry mampu memperbaiki penglihatan malam, memperlambat degenerasi makular, mencegah katarak, dan masalah pada mata akibat diabetes (diabetic retinopathy)
  • Memperbaiki kondisi angina, stroke, dan atherosklerosis.
  • Memperbaiki kondisi varises
  • Memiliki sifat vasodilator yang memperlebar pembuluh darah sehingga menurunkan tekanan darah

Individu dengan pengerasan pembuluh darah, diabetes, tekanan darah tinggi atau kondisi lain yang meningkatkan kemungkinan kerusakan pada pembuluh darah kecil di mata, cenderung lebih memiliki masalah penglihatan yang serius sebagai akibat dari kerusakan pembuluh darah. Bilberry dapat dikonsumsi untuk membantu mengatasi masalah ini, tapi bukan digunakan sebagai obat tetes mata.

Bilberry juga digunakan untuk mencegah dan mengobati kondisi yang dikenal sebagai insufisiensi vena kronis, yang terjadi ketika katup dalam pembuluh darah vena yang membawa darah kembali ke jantung lemah atau rusak.
Darah dapat terkumpul pada pembuluh darah di kaki dan menyebabkan varises, spider veins, atau borok pada kaki. Akibat yang lebih fatal dapat mencakup pembekuan darah di kaki. Karena bilberry dapat memperkuat dinding semua pembuluh darah di tubuh, maka bilberry dapat meredakan wasir.

Di masa lalu, bilberry kering digunakan untuk mengobati diare karena kandungan tanin yang tinggi (1,5% sampai 10%), bertindak sebagai zat untuk menciutkan (astringent) saluran pencernaan. Astringent menyusutkan dan mengencangkan membran mukosa sehingga mengurangi sekresi, mengurangi iritasi, dan meningkatkan kekuatan jaringan. Teh dari buah bilberry kering juga digunakan untuk mengurangi sakit tenggorokan atau mulut.

Dalam pengobatan tradisional, daun bilberry telah digunakan untuk mengobati diabetes. Bukti yang terbatas dari percobaan pada hewan menunjukkan beberapa kemungkinan bahwa bilberry memiliki efek penurunan kadar gula darah. Selain itu, setidaknya dalam satu studi, ekstrak daun bilberry juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hewan percobaan di laboratorium.

Percobaan lainnya pada hewan telah menguji potensi efek anti-kanker bilberry. Dalam sebuah penelitian laboratorium, bilberry dapat menghentikan pertumbuhan leukemia dan sel-sel kanker usus besar. Sementara hasil awal menunjukkan bahwa antosianida yang diperoleh dari bilberry juga dapat memblokir efek dari enzim dan bahan kimia lainnya yang mendorong pertumbuhan tumor, tapi perlu diadakan studi-studi lebih lanjut. Sampai saat ini, belum ada penelitian klinis pada manusia yang telah mengkonfirmasikan khasiat bilberry dalam masalah penyakit kanker.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa ekstrak Bilberry memiliki aktivitas anti-ulkus yang menjanjikan, baik preventif dan kuratif. Ketika diberikan kepada pasien diabetes, bilberry menormalkan ketebalan kolagen pada pembuluh darah kapiler dan kadar gula darah pada manusia dan hewan.

Leave a Reply

Required fields are marked *.