Konsultan Program Smart Detox Synergy

Program Smart Detox adalah program diet dengan pasokan nutrisi yang cukup untuk mendetoksifikasi tubuh secara aman dan alami

Anggur Merah Makanan Sumber Antioksidan Paling Ampuh

| 0 comments

grape

Artikel ini adalah bagian dari serial artikel yang memaparkan 10 makanan yang merupakan sumber antioksidan terbaik. Sepuluh jenis makanan itu umumnya dari keluarga berries yang tidak tumbuh di Indonesia, tapi Anda tetap bisa memperoleh khasiatnya dengan cara mengkonsumsi jus konsentratnya yang diproduksi oleh Synergy, yaitu Mistica
Sepuluh makanan unggulan itu adalah: acai berry, pomegranate (delima), blueberry, cranberry, elderberry, bilberry, red raspberry, goji berry, anggur (merah dan concord), dan teh hijau

Anggur merah (Vitis vinifera) dan anggur concord (Vitis labrusca) adalah buah yang sangat bermanfaat karena mengandung banyak vitamin C, juga flavonoid yang merupakan antioksidan kuat.
Biji anggur sering diekstrak dijadikan suplemen karena mengandung salah satu antioksidan paling ampuh yang ditemukan di alam, yaitu kelas khusus bioflavonoid yang larut dalam air disebut proanthocyanidins.
Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan bioflavonoid spesifik ini adalah 20 sampai 50 kali lebih besar dibanding β-karoten, vitamin C, dan vitamin E dalam membersihkan (scavenging) radikal bebas tertentu.
Dengan cara memberi nutrisi dinding pembuluh darah dan melakukan fungsi-fungsi lain untuk memperbarui pembuluh darah, proanthocyanidins membantu menjaga tekanan darah yang normal, kesehatan jantung, dan respon terhadap peradangan yang tepat.

Ekstrak biji anggur berasal dari biji (dan kadang-kadang kulit) anggur merah. Digunakan secara luas di Eropa, ekstrak ini kaya akan flavonoid, phytochemical yang memiliki sifat antioksidan yang oleh sebagian orang dianggap lebih kuat dibanding vitamin C dan vitamin E. Antioksidan ini dipercaya dapat mencegah dan mengendalikan berbagai penyakit dengan cara menjaga sel-sel terhadap kerusakan yang disebabkan oleh molekul oksigen tidak stabil yang disebut radikal bebas.
Biji anggur juga telah digunakan sebagai sumber fenol (tokoferol), yang dapat menghambat infeksi jamur, juga menghambat steroid tertentu seperti campesterol sehingga bermanfaat dalam menurunkan kadar LDL dan kolesterol total dalam darah.
Flavonoid yang paling berkhasiat dalam ekstrak biji anggur adalah oligomer procyanidolic (juga dikenal sebagai proanthocyanidins), biasa disebut PCO. Disamping fungsi antioksidan, PCO diperkirakan dapat meningkatkan sirkulasi darah dan membantu memperkuat pembuluh darah, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang dengan penyakit jantung dan kanker. Penelitian telah menunjukkan bahwa PCO adalah 50 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E dan 20 kali lebih kuat dibandingkan vitamin C.
Dokter Eropa meresepkan obat yang mengandung PCO untuk berbagai gangguan vaskuler, yang mendapatkan manfaat dari perbaikan aliran darah ini adalah penderita penyakit seperti diabetes, kram kaki, varises, lengan dan kaki mati rasa atau kesemutan dan bahkan impotensi.
Kondisi degenerasi makula dan katarak juga dapat diperbaiki melalui efek ekstrak terhadap sirkulasi.

Memperbaiki pembuluh darah

Proanthocyanidins dapat membantu membangun kekuatan struktural pembuluh darah, membantu menstabilkan kolagen, dan memelihara elastin. Kolagen dan elastin adalah dua protein yang ditemukan dalam jaringan ikat yang mendukung organ-organ, sendi, dan otot.

Dengan memelihara dan memberikan nutrisi (nourishing) dinding pembuluh darah dan melakukan fungsi-fungsi memperbaharui lain, proanthocyanidins membantu menyokong tekanan darah yang sehat, kesehatan jantung, dan respon terhadap peradangan yang tepat.
Ini juga mungkin efektif untuk memperlambat retinopathy, kerusakan bertahap pada retina yang biasanya disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah kapiler.
Individu dengan arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), diabetes, atau kondisi lain yang meningkatkan kemungkinan kerusakan pada pembuluh darah kapiler di mata, cenderung memiliki masalah penglihatan yang serius sebagai akibat dari kerusakan tersebut.
Ekstrak biji anggur juga dapat mengurangi stres pada mata yang disebabkan oleh cahaya yang terlalu terang. Memperlambat laju degenerasi makula dan katarak.
Ekstrak biji anggur meningkatkan aliran darah dalam pembuluh kapiler mata, dimana penyakit mata tertentu dapat menyebabkan penyumbatan dan gangguan yang mengakibatkan kerusakan penglihatan. Katarak adalah contohnya. Kekuatan antioksidan dari ekstrak ini adalah nilai khusus dalam menangkal kerusakan akibat radikal bebas yang sering disebut sebagai penyebab utama degenerasi makula .

Hasil penelitian pada manusia dan beberapa riset di laboratium pada hewan percobaan menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur dapat membantu mencegah dan mengobati penyakit kardiovaskuler seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol darah yang tinggi. Ada zat dalam ekstrak biji anggur yang dapat memblok efek dari enzim yang memproses lemak, termasuk kolesterol, dari makanan. Hanya sedikit lemak yang diserap tubuh, lebih banyak yang dibuang dari tubuh. Riset yang lain menunjukkan bahwa ekstrak biji anggur dapat membantu mencegah atau mengontrol kerusakan pada sel-sel tubuh yang disebabkan oleh obat-obatan, polusi, tembakau, dan racun-racun lainnya. Sementara semua studi ini tampak menjanjikan, diperlukan penelitian lebih lanjut, termasuk studi jangka panjang pada manusia, untuk mengkonfirmasi temuan awal ini.

Mencegah dan mengobati wasir

Efek memperkuat pembuluh darah dari ekstrak biji anggur juga juga dapat membantu untuk mencegah dan mengobati wasir dan mengobati kondisi yang dikenal sebagai insufisiensi vena kronis, yang terjadi ketika katup dalam pembuluh darah vena yang membawa darah kembali ke jantung lemah atau rusak. Darah yang terkumpul dalam pembuluh darah kaki dapat menyebabkan varises, spider veins, atau borok pada kaki.

Menormalkan kadar kolesterol

Sebuah studi menunjukkan bahwa PCO dapat berfungsi seefektif aspirin dalam menjaga agar sel-sel darah tidak saling menempel dan membentuk gumpalan darah (disebut efek antikoagulan). Dan PCO ini tidak menimbulkan risiko iritasi gastrointestinal atau perdarahan seperti yang terjadi pada pemakaian aspirin.
Menariknya, studi pendahuluan lain yang menggunakan minyak biji anggur (yang berhubungan dengan ekstrak biji anggur) menunjukkan bahwa mengkonsumsinya 2 sendok sehari untuk menggantikan minyak lainnya dalam memasak dapat meningkatkan kolesterol HDL sebesar 14% dan mengurangi trigliserida sebesar 15% dalam tempo hanya empat minggu.

Mengandung zat anti kanker

Salah satu polifenol yang terkandung dalam ekstrak biji anggur yang disebut resveratrol. Dalam penelitian laboratorium pada hewan, resveratrol ini nampaknya bisa mengganggu pertumbuhan dan pembelahan sel-sel kanker, serta menyebabkan beberapa sel kanker menghancurkan dirinya sendiri lebih cepat dibandingkan biasanya. Di samping itu juga dapat menghalangi enzim yang memperpanjang kelangsungan hidup beberapa jenis sel kanker. Akibatnya, tumor mungkin berhenti tumbuh atau benar-benar menyusut karena lebih banyak sel-sel kanker yang mati. Oleh karena itu, resveratrol mungkin memiliki aktivitas anti-kanker langsung. Resveratrol ini bekerja keras untuk membantu mengendalikan kerusakan sel, secara rutin memburu dan menetralisir mutasi dalam bahan genetik dari sel-sel yang dapat menyebabkan pembentukan tumor. Pengembangan dan progresi kanker paru-paru, payudara, perut, prostat, usus besar, kulit dan bagian tubuh lainnya dapat terhenti sebagai hasilnya.

Hal ini juga dapat meningkatkan efektivitas dan/atau mengurangi efek sampingan dari obat yang saat ini digunakan untuk kemoterapi kanker. Salah satu kemungkinan aplikasi adalah memakai resveratrol selama kemoterapi agar dosis obat kanker dapat dikurangi tanpa mengurangi efektivitasnya sehingga mengurangi efek sampingan yang merugikan.

Efek yang sama terlihat dalam penelitian laboratorium ekstrak biji anggur melawan HIV, virus penyebab AIDS. Meskipun bagaimana tepatnya cara bahan ini dapat melawan HIV dan virus lainnya belum diketahui, diperkirakan bahwa ia mengganggu multiplikasi virus, mungkin dengan mencegah perlekatan virus pada sel inang. Berapa dosis resveratrol dan bahan kimia lainnya dalam ekstrak biji anggur dapat mempengaruhi sel-sel manusia normal belum diketahui.

Mengatasi fibromyalgia

Fibromyalgia adalah gangguan yang sulit dipahami (elusive disorder) berhubungan dengan nyeri dan kekakuan otot kronis, kondisi kronis ini ditandai dengan nyeri yang meluas pada ligamen otot dan tendon. Fibromyalgia juga dicirikan dengan kelelahan pada beberapa bagian tubuh (multiple tender point) yang jika diberi tekanan sedikit saja akan menimbulkan rasa sakit. Kekuatan antioksidan dari ekstrak biji anggur dapat membantu meminimalkan kerusakan fibromylagia dengan melindungi sel-sel otot yang ‘terkurung’.

Mengatasi endometriosis

Gangguan seperti endometriosis, yang dipengaruhi oleh pelepasan zat seperti hormon yang disebut prostaglandin, dapat mengambil manfaat dari kemampuan ekstrak biji anggur untuk memblokir pelepasan zat kimia penyebab rasa sakit dan peradangan ini. Antioksidan dari ekstrak biji anggur efektif menembus membran sel di seluruh tubuh, bahkan bisa menyeberang ke otak (melintasi barrier darah-otak) untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan oleh radikal bebas.

Mengobati penyakit kulit seperti psoriasis dan eksim

Komponen tertentu dalam kulit – kolagen, elastin dan asam hyaluronic – berpartisipasi dalam menjaga kulit agar tetap sehat. PCO membantu menjaga zat ini dalam kondisi baik dengan cara menghambat enzim yang dapat mengganggu struktur kimianya. Dengan cara ini, ekstrak biji anggur mungkin berguna dalam mengobati kondisi peradangan kulit seperti psoriasis. Flavonoid juga dapat menghambat reaksi alergi yang dapat menghasilkan masalah kulit seperti eksim.

Mengurangi gejala alergi

Sebagai antihistamin alami, ekstrak biji anggur dapat membantu untuk mengontrol bersin, hidung tersumbat dan reaksi-reaksi alergi lainnya. Ekstrak ini juga menghambat pelepasan bahan kimia yang disebut prostaglandin yang dapat menghasilkan peradangan selama respon alergi. Kerjasama antara antihistamin dan anti-inflamasi dapat membantu untuk menjaga dan mengatasi respon alergi seperti gatal-gatal, demam dan eksim.

Membantu pertumbuhan rambut

Para peneliti telah menemukan bahwa ekstrak biji anggur dapat membantu mengalahkan dihidrotestosteron hormon (DHT) yang menghentikan siklus pertumbuhan folikel rambut sehingga dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut sehat.

Leave a Reply

Required fields are marked *.